Seringkali ,banyak orang melakukan kesalahan dengan berpikir bahwa memulai proses desain adalah dengan menyalakan komputer tanpa membuat brainstorming awal atau menyusun konsep dasar terlebih dahulu. Komputer memang dapat membuat segala sesuatunya dengan mudah, tapi komputer tidak dapat menciptakan konsep.
Berikut langkah-langkah proses desain yang dapat anda ikuti:
1. Definisikan masalah dan buat tujuan proyek desain anda
Apakah isi pesan yang ingin disampaikan?untuk siapa?media apa yang terbaik untuk menyampaikan pesan tersebut? Berapa batasan biayanya?
2. Lakukan riset
Amatilah informasi-informasi dari berbagai sumber data yang berkepentingan pada proyek desain anda. Semakin banyak data yang anda kumpulkan, and akan semakin mudah melihat hubungan antara satu dengan yang lainnya. Inspirasi dapat muncul dimana saja, sehingga bawa selalu buku sketsa anda untuk merekam ide-ide yang tiba-tiba muncul. Selain untuk menulis dan menggambar, buku sketsa dapat merekam temuan-temuan pada survei yang dapat anda gunakan nantinya.
3. Kembangkan ide anda dengan brainstorming
Brainstorming adalah proses mengeksplorasi solusi atau keputusan desain dengan cara menghimpun ide-ide berdasarkan keahlian dan pengalaman. Anda dapat memulainya dengan membuat daftar kata yang sesuai dengan subyek desain. Daftar ini akan membantu anda untuk mengekplorasi lebih jauh pemikiran-pemikiran yang dipengaruhi dari hasil riset anda. Menggunakan kata-kata akan jauh lebih efektif waktu daripada anda menggambar ide anda.
Cara lain yang efektif adalah dengan menggunakan diagram verbal atau mind mapping. Hal ini dilakukan dengan menempatkan kata kunci pada tengah-tengah kertas kemudian membuat cabang-cabang yang berhubungan dengan kata kunci dengan menuliskan ide yang muncul yang berhubungan dengan kata tersebut. Cara-cara yang dapat anda lakukan lebih jelas akan dibahas disini (tunggu artikel tentang brainstorming desain ya..coming soon)
4. Analisa ide sesuai dengan tujuan proyek desain anda.
Ketika anda sedang mempresentasikan ide, sebaiknya anda dapat menyuarakan ide anda menjadi satu kalimat. Kritik adalah cara terbaik untuk mendapatkan respon dari hasil desain anda. Melalui kritikan, akan memunculkan analisa dan saran yang akan lebih memperkaya solusi dan visual dari ide yang ditampilkan. Selain itu, kritik juga akan memberi anda kesempatan untuk menyimak persepsi orang lain. Seringkali solusi yang anda coba anda tampilkan pada desain tidak selalu sama dengan persepsi orang lain tentang hal tersebut. Buatlah catatan ketika hasil kerja anda sedang dikritik, dan jangan mencoba membela diri, meskipun anda setuju atau tidak atas respon mereka.
5. Implementasikan hasil finalnya.
Coba baca kembali catatan kritik-kritik orang lain tersebut. Kemudian tanyakan pada diri anda bagaimana cara mengkombinasikan, mengubah, mengembangkan desain anda supaya lebih menjanjikan. Sekali anda telah membuat aksi yang dilakukan untuk ide tersebut, kembangkan ide tersebut menjadi sebuah kesatuan desain,yaitu mendetil dan telah dieksekusi dengan baik. Pada siswa desain yang sedang bekerja pada kelas proyek, implementasi desain merupakan tahapan akhir dari proses desain. Sebagai seoarng siswa, anda harus menyusun manual dan konsep terlebih dahulu sebelum melakukan implementasi desain.


